Kamis, 14 Februari 2013

DUA ANGGOTA F-PD DPRD SUMBA TIMUR TERANCAM DICORET DARI DAFTAR CALEG 2014


Waingapu: Dua orang Anggota DPRD Sumba Timur berinisial YKM dan FH dari Fraksi Partai Demokrat (F-PD) dikabarkan terancam dicoret dari daftar Caleg Partai Demokrat (PD) Sumba Timur pada Pilleg 2014 mendatang. Dua orang tersebut saat ini ditengarai tengah mencoba membelot dengan menghadiri pertemuan paket cagub/cawagub Frenly di kediaman Umbu Yadar, Waingapu (10/2) meskipun diketahui PD telah resmi mengusung Paket BKH-Nope pada Pilgub NTT 18 Maret 2013 mendatang, namun keduanya nekad menghadiri undangan pertemuan tersebut.
Media ini sebelumnya memberitakan beberapa anggota keluarga Umbu Yadar yang juga dikenal sebagai anggota DPRD Sumba Timur turut menghadiri undangan pertemuan paket Frenly (Frans Lebu Raya – Benny Litelnony) di kediaman Umbu Yadar (Baca: Gubernur Frans Lebu Raya Dukung Pemekaran Sumba Timur Bagian Selatan)
Dihubungi wartawan melalui ponselnya, Ketua DPC PD Sumba
Timur, Ridwan Untono dan Ketua DPD PD Prov. NTT, Johny Kaunang, Rabu (13/2) secara terpisah memberikan keterangan tentang tingkah-polah kedua orang anggota partainya juga merupakan anggota DPRD Sumba Timur dari F-PD. Ridwan Untono mengatakan sudah mendengar dari banyak pihak terutama datangnya dari internal partainya yang mengatakan YKM dan FH menghadiri pertemuan paket Frenly di kediaman Umbu Yadar, bahkan YKM didaulat oleh tuan rumah untuk membacakan doa saat penutupan pertemuan tersebut.
“Awalnya saya tidak tahu, namun kemudian saya mendengar dari rekan-rekan bahwa mereka (YKM dan FH) menghadiri pertemuan itu, dan sangat saya sesalkan. Saat saya berada di Kupang, saya kaget dikabari, juga oleh DPD bahwa banyak sms gelap yang masuk ke DPD juga kepada Pak Benny K. Harman yang melaporkan tingkah laku keduanya. Lebih menyesal lagi saya, kenapa YKM justru membacakan doa saat akhir pertemuan di rumah Umbu Yadar waktu itu”, kata Ridwan.
“Sampai tersebar sms bernada miring yang juga masuk ke ponsel saya mengatakan YKM mendoakan Paket BKH-Nope juga berdoa buat Frenly, do’a mana yang benar?”, ujar Ridwan.
“Keduanya (YKM dan FH) saya kira akan diberikan sanksi, kabarnya kemungkinan akan dicoret dari pencalonan caleg pada Pilleg 2014 mendatang oleh DPD dan DPP”, jelasnya.
Terpisah, Ketua DPD PD Prov. NTT Johny Kaunang di Kupang, NTT ditelepon melalui ponselnya tidak dijawab, namun Johny membalas melalui pesan singkat sms ia sedang mengikuti rapat dan bersedia menjawab pertanyaan wartawan melalui sms.
Ditanya tentang YKM dan FH yang menghadiri pertemuan paket Frenly di kediaman Umbu Yadar, apakah keduanya akan menerima sanksi? Johny menjawab belum mendapatkan laporan, nanti akan dicek, katanya. Namun setelah didesak wartawan ia membenarkan sudah menerima laporan.
“ Saya sudah menerima laporan secara informal. Perlu laporan formal”, demikian bunyi sms Johny Kaunang. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar